26.3 C
Jayapura
Wed, 05 Aug 2026

Saat Baju Adat Mengalahkan Layar Kaca: Cerita Unik Peringatan HAN di Mimika

Breaking News

TIMIKA, PAPUANET.COM – Suasana gembira dan penuh semangat menyelimuti peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Mimika yang dilaksanakan beberapa hari lalu. Cuaca yang cerah kala itu menjadi berkah tersendiri sehingga seluruh rangkaian kegiatan akbar bagi anak usia dini ini berjalan lancar dari awal hingga akhir tanpa hambatan berarti.

Anita Singkil, Kepala Sekolah TK Hati Ibu Timika, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesuksesan luar biasa kegiatan tersebut

“Puji Tuhan, cuaca sangat baik hari ini. Kegiatan berjalan lancar dari awal sampai akhir tanpa ada kekurangan sedikit pun . Anak-anak tidak merasa lelah, justru mereka sangat bersemangat melihat keunikan satu sama lain,” ujar Anita.

Ia menambahkan, pemandangan paling menyentuh adalah saat anak-anak kecil tersebut mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara . Keberagaman warna-warni busana tradisional ini memunculkan banyak cerita unik, membuat anak-anak sangat antusias dan senang mengikuti setiap rangkaian acara

“Setiap sekolah mengenakan busana tradisional yang berbeda. Anak-anak melihat keragaman itu dengan mata berbinar. Inilah yang menanamkan kesadaran sejak dini akan kekayaan budaya bangsa,” jelas Anita penuh haru.

Menurut Anita, kegiatan semacam ini menjadi bekal karakter yang sangat berharga bagi masa depan anak-anak Mimika. Diharapkan, kebiasaan positif untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersama sejak usia dini akan terbawa hingga mereka dewasa kelak .

“Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, kami membangun karakter anak agar terbiasa berpartisipasi dalam kegiatan bersama. Harapannya, semangat ini terus tumbuh sehingga di masa depan mereka selalu aktif dalam setiap kegiatan yang bermanfaat,” tuturnya.

Ia berharap tradisi baik yang sarat nilai edukasi nasionalisme ini dapat terus dijaga eksistensinya .

“Keinginan saya, kegiatan ini harus terus dilaksanakan setiap tahun dengan kelancaran yang sama seperti hari ini. Agar anak-anak Mimika selalu tumbuh dalam kebersamaan dan cinta budaya,” pungkas Anita.

Inspirasi keindahan dari karnaval HAN 2026 ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua murid yang hadir memadati lokasi acara. Kristina, salah satu orang tua murid yang ikut mendampingi buah hatinya, mengaku sangat terharu dan bangga melihat jalannya karnaval budaya ini.

“Melihat anak-anak berjalan dengan pakaian adat di karnaval HAN 2026 ini memberikan inspirasi besar bagi kami para orang tua. Ini bukan sekadar parade busana, tetapi cerita nyata tentang indahnya persatuan dari Timika untuk Indonesia. Anak saya yang biasanya sibuk dengan handphone, hari ini justru lupa pada gadget-nya karena terpukau melihat aneka baju adat teman-temannya. Kegiatan seperti ini sangat memicu rasa ingin tahu anak tentang asal-usul budaya kita,” ungkap Kristina dengan wajah sumringah.

Momentum HAN ke-42 di Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini nyatanya tidak berhenti pada sekadar pawai seremonial. Acara ini memicu gelombang harapan besar dari berbagai elemen di Mimika terkait arah edukasi nasionalisme anak-anak ke depan, khususnya melalui peran Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Mimika.

Para guru di Mimika menaruh harapan besar agar edukasi budaya Nusantara diintegrasikan ke dalam aktivitas belajar mingguan melalui Kurikulum Muatan Lokal Mandiri, seperti pengenalan bahasa daerah, cerita rakyat Suku Kamoro dan Amungme, serta penguatan lagu kebangsaan.(Namsa A)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional