TIMIKA, PAPUANET.COM — Sebuah misi kemanusiaan yang menegangkan dan penuh tantangan berhasil dituntaskan. Pada Senin 14 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIT, Deremina Uwamang, seorang warga perempuan yang menjadi korban selamat dari aksi penyanderaan di wilayah Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika, akhirnya berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.
Proses evakuasi krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, S.M. Dengan membelah cuaca ekstrem dan situasi keamanan yang tidak menentu, tim penyelamat bergerak menggunakan helikopter Bell milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan nomor penerbangan P-3002.
Langkah cepat dan terukur ini diambil sebagai komitmen nyata untuk menyelamatkan nyawa serta memindahkan korban ke lokasi yang jauh lebih kondusif. Seluruh rangkaian proses evakuasi dari jantung Distrik Alama menuju Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kabupaten Mimika tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar.
Kepada jurnalis PapuaNet.com, Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak menyatakan bahwa dirinya memantau langsung setiap proses evakuasi demi memastikan aspek keselamatan dan penanganan kemanusiaan berjalan optimal. Setibanya di Timika, korban bernama Deremina segera dilarikan ke RS Bhayangkara Kabupaten Mimika untuk mendapatkan penanganan medis intensif serta pendampingan psikologis yang diperlukan.Keberhasilan misi di tengah risiko tinggi ini tidak lepas dari sinergi kuat antarinstansi. Usai evakuasi, Ketua MRP Papua Tengah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan yang telah membangun komunikasi serta hubungan kerja yang solid.

Apresiasi tersebut secara khusus dialamatkan kepada Penjabat Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., Wadanyon B Brimob Mimika AKP Ferdinan Alfa Pikey, S.Tr.K., S.I.K., serta AKP Budi Santoso, S.Sos.
“Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Capt. AKBP Asran Koto. Beliau telah memberanikan diri menerbangkan Helikopter Polri P-3002 di tengah cuaca yang ekstrem dan situasi keamanan yang penuh ketidakpastian, demi menyelamatkan saudara kita, korban penyanderaan ini,” ungkap Agustinus Anggaibak penuh haru. (red)

