26 C
Jayapura
Thu, 06 Aug 2026

Direktur YPMAK Dr. Leonardus Tumuka: Kuota Beasiswa Terbatas, Administrasi Pasca MoU Harus Dibereskan Lebih Dulu

Breaking News

PAPUANET.COM,TIMIKA – Direktur Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Dr. Leonardus Tumuka, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRK Mimika terkait permintaan penambahan kuota beasiswa pendidikan. Ia menyambut baik keinginan kuat pelajar dan calon mahasiswa untuk melanjutkan studi, namun meminta pengertian atas keterbatasan anggaran serta regulasi yang berlaku.

“Kami diundang oleh Komisi III DPR Mimika berkaitan dengan keinginan adik-adik kita untuk mendapatkan beasiswa maupun bantuan pendidikan. Kami sangat mengapresiasi semangat mereka untuk terus bersekolah, namun kita baru saja menyelesaikan nota kesepahaman atau MoU, sehingga keinginan tersebut tidak bisa langsung kita respon seketika,” ujar Leonardus Tumaka.

Lanjut dia, pihaknya merinci kuota yang sudah disiapkan tahun 2026 terdiri dari kuota khusus kuliah di Yogyakarta sebanyak 15 orang, kuota beasiswa prestasi untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri sebanyak 156 orang.

“Untuk menambah kuota jauh di atas angka tersebut, kami belum bisa penuhi karena keterbatasan anggaran daerah. Kita tidak bisa memaksakan mengalokasikan seluruh dana ke satu sektor saja, karena akan mengganggu kebutuhan pembangunan di bidang lain,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses penyaluran memiliki tahapan teknis yang tidak boleh dilompati.

“Meskipun MoU sudah selesai, masih ada administrasi dan koordinasi lanjutan yang harus dibereskan bersama pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, agar program ini berjalan mantap dan tepat sasaran,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini secara keseluruhan sudah ada lebih dari 4.000 penerima beasiswa asal Kabupaten Mimika, yang tersebar di wilayah Mimika, Tanah Papua, hingga di luar Papua.

Terkait kelompok pelajar yang hadir dalam RDP, Leonardus mengakui mereka pernah menyampaikan aspirasi melalui aksi protes sebelumnya, baik di lingkungan DPRK maupun Dinas Pendidikan.

“Kami memahami keresahan mereka, namun untuk tahun ini memang tidak semudah yang diharapkan. Kami sudah sampaikan apa yang bisa kami lakukan sesuai kemampuan yang ada,” pungkasnya.(Namsa A)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional