TIMIKA, PAPUANET.COM – Hari Ulang Tahun (HUT) perdana Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Yonif TP 820/Daro Ainoko Arpa Ikimanonoku (DAAI) menjadi momen yang sangat spesial. Tepat satu tahun setelah resmi dibentuk pada 10 Agustus 2025, satuan ini mendapatkan kado terindah berupa torehan prestasi gemilang dari para prajuritnya di ajang olahraga bela diri.
Aksi gemilang ini ditunjukkan oleh lima prajurit terbaik Yonif TP 820/DAAI yang bergabung dalam kontingen FORKI Kabupaten Mimika. Bertarung habis-habisan di Kejuaraan Open Turnamen Karate Piala Gubernur Papua Selatan yang digelar di GOR Kota Rusa, Merauke, pada akhir bulan Juli 2026, mereka sukses memborong tujuh medali yang terdiri atas 3 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Komandan Batalyon (Danyonif) TP 820/DAAI, Letkol Inf Danu Winargo, S.H., M.Si., mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anggotanya di arena pertandingan.
“Alhamdulillah, lima prajurit kami dari satuan Yonif 820 berhasil meraih tujuh medali. Ini merupakan suatu kebanggaan besar bagi satuan. Prestasi ini sekaligus mewakili Kabupaten Mimika karena kita tergabung dalam FORKI Kabupaten Mimika,” ujar Letkol Inf Danu Winargo kepada jurnalis PapuaNet.com.
Rincian Perolehan Medali Prajurit Yonif TP 820/DAAI:
- Serda Adhy Krisna Riihi: 2 Medali Emas
- Serda Artur Hendrik Russel: 1 Medali Emas & 1 Medali Perak
- Serda Rezki Arnadi Putra: 1 Medali Perak
- Prada Marten: 1 Medali Perak
- Serda Muhammad Nur Ilham Halaka: 1 Medali Perunggu
Komitmen Pembinaan Atlet dan Reward Satuan
Sebagai bentuk apresiasi terhadap keringat dan perjuangan para atlet, Letkol Inf Danu Winargo menegaskan bahwa satuan jajaran staf berkomitmen penuh memberikan kesejahteraan serta penghargaan (reward) khusus bagi prajurit berprestasi agar kemampuan mereka terus berkembang tanpa hambatan.
Usai membawa pulang medali dari Merauke, para personel tersebut langsung dipersiapkan untuk mengikuti pemusatan latihan (Training Center) guna menghadapi turnamen berikutnya.
“Harapan kami ke depan, prajurit-prajurit yang sudah kita siapkan dari beberapa cabang olahraga ini bisa menembus tingkat nasional. Tidak hanya membawa nama satuan atau kabupaten lagi, tetapi ke depan bisa mewakili nama Provinsi Papua Tengah,” pungkas Danyonif dengan penuh optimis.
Pencapaian luar biasa di usia yang baru menginjak satu tahun ini membuktikan bahwa Yonif TP 820/DAAI tidak hanya tangguh dalam menjaga kedaulatan negara di medan tugas, tetapi juga menjadi wadah pembinaan talenta olahraga yang disegani di Bumi Cenderawasih.(red)

