26 C
Jayapura
Thu, 06 Aug 2026

IGTKI Mimika Tampilkan Ragam Budaya Nusantara, 2.000 Anak dari 78 TK Meriahkan Karnaval HAN ke-42

Breaking News

PAPUANET.COM, TIMIKA – Ribuan anak usia dini se-Kabupaten Mimika merayakan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dengan penuh semangat melalui karnaval budaya yang melintasi Jalan Belibis, Kota Timika, pada Kamis 23 Juli 2026.

Kegiatan akbar ini digagas oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Mimika bersama Kelompok Kerja Kepala-Kepala TK (K3TK) se-Kabupaten Mimika. Perayaan ini berlangsung sangat meriah berkat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika serta peran aktif para orang tua dan guru.

Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi Masa Depan”, pawai budaya ini mengambil titik start dari pelataran Gedung Eme Neme Yauware. Peserta kemudian berjalan melintasi Jalan Belibis menuju perempatan Bank Papua Cabang Timika, berputar kembali melalui rute yang sama, dan sukses mencapai garis finish di halaman Gedung Eme Neme Yauware.

78 TK Ikut Serta, 2.000 Anak Tampilkan Ragam Budaya

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Mimika, Antoneta Manuhutu, S.Pd., didampingi Sekretaris Fermina Welerubun, S.Pd., menyampaikan dalam keterangan pers bahwa antusiasme seluruh pihak dalam menyukseskan acara ini sangat luar biasa.

“Hari ini kita hadirkan sekitar 78 lembaga TK dengan total kurang lebih 2.000 anak yang turut berpartisipasi. Mereka mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Tujuannya jelas, agar anak-anak tidak hanya mengenal budaya Papua, tetapi juga keragaman budaya seluruh bangsa sejak usia dini,” ujar Antoneta kepada awak media.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Mimika, Antoneta Manuhutu, S.Pd., bersama Sekretaris Fermina Welerubun, S.Pd., saat memberikan semangat di rombongan paling depan Karnaval HAN ke-42 tahun 2026 di Mimika, Kamis 23 Juli 2026. Foto: Namsa A/PapuaNet.com

Ia menambahkan, saat ini tercatat ada 122 TK yang tersebar di seluruh wilayah Mimika, mulai dari pusat kota, pesisir, hingga daerah pedalaman. Seluruh lembaga tersebut dikelola oleh sekitar 400 hingga 500 guru yang terdiri dari guru tetap, guru kontrak, dan tenaga pendidik program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pendidikan Anak

Dalam kesempatan tersebut, Antoneta menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Mimika atas dukungan nyata terhadap kesejahteraan para pendidik serta keberlangsungan pendidikan anak usia dini di Mimika.

“Kami sangat berterima kasih karena pemerintah telah memperhatikan jerih payah guru-guru kami, baik yang bertugas di kota maupun di pedalaman. Pendidikan tidak hanya milik pusat kota, melainkan hak semua anak di kampung, pesisir, dan pegunungan,” tegasnya.

Ke depan, IGTKI-PGRI Mimika telah menyiapkan berbagai rencana kerja strategis, termasuk program khusus yang melibatkan orang tua secara lebih aktif dalam mendampingi proses belajar anak di rumah.

Aturan Baru Usia Masuk TK dan SD Disosialisasikan

Momen perayaan HAN ke-42 ini juga dimanfaatkan oleh pihak IGTKI untuk menyebarluaskan informasi terkait kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Mulai tahun ini, batas usia masuk TK dan SD diatur berdasarkan ketentuan per 1 Juli 2026.

“Anak yang akan masuk TK harus berusia minimal enam tahun pada tanggal 1 Juli. Begitu pula saat lulus, mereka sudah siap secara usia untuk masuk ke jenjang SD. Ini adalah pedoman resmi dari kementerian yang sedang kami sosialisasikan secara bertahap kepada sekolah dan orang tua,” jelas Antoneta.

Harapan Membangun Generasi Berkualitas

Menutup keterangannya, Ketua IGTKI mengajak seluruh pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi demi masa depan anak-anak Mimika.

“Sebagai umat beriman, kami percaya anak-anak adalah titipan Tuhan yang dipercayakan kepada kita untuk dididik dan dibimbing. Marilah sehati sepikir, tetap bertakwa, dan setia membangun masa depan anak-anak di tanah Mimika ini sesuai harapan pemerintah dan cita-cita bangsa,” pungkas Antoneta.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama di Kabupaten Mimika dalam mewujudkan pendidikan usia dini yang merata, bermutu, serta berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan keagamaan.(Namsa A)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional