26 C
Jayapura
Thu, 06 Aug 2026

Dinas Perkimtan Mimika Targetkan 600 Lampu Penerangan Jalan Lingkungan dan Permukiman (PJLP-TS) 2026

Breaking News

PAPUANET.COM, TIMIKA – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Dinas Perkimtan) Kabupaten Mimika, bergerak cepat menggenjot program penerangan daerah. Tim gabungan kembali turun ke lapangan guna menentukan titik lokasi pemasangan lampu jalan lingkungan di sejumlah distrik di Mimika.

Survei dilakukan utk memastikan titik-titik lokasi untuk penempatan PJLP-TS. Terbaru, tim survei menyisir langsung 20 titik lampu penerangan pada Senin, 20 Juli 2026 guna mematangkan peta distribusi lampu penerangan jalan di wilayah Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru.

Survei penentuan titik tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Utilitas Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Mimika, True Chance Manurung, S.H., M.Si bersama Kepala Kelurahan Kebun Sirih, Faustina Endang Suryanti, S.IP., M.Si.

Pada tahap ini, tim menetapkan 20 titik pemasangan di tiga lokasi berbeda, meliputi Kampung Muara (10 titik), serta RT 05 dan RT 07 Kelurahan Kebun Sirih yang masing-masing mendapat 5 titik.

True Chance Manurung menjelaskan bahwa program Penerangan Jalan Lingkungan ini merupakan agenda kerja bidangnya untuk Tahun Anggaran 2026. Guna memenuhi kebutuhan masyarakat, seluruh lampu jalan yang dipasang akan menggunakan sistem tenaga surya (solar cell).

⁠”Untuk tahun 2026 ini, kami menargetkan pemasangan sekitar 600 lebih titik lampu jalan lingkungan sistem tenaga surya. Lampu-lampu ini akan didistribusikan ke beberapa wilayah, antara lain Distrik Mimika Timur, Wania, Miru, Iwaka, Kwamki Narama, Kuala Kencana dan beberapa distrik di pesisir,” ujar True Chance saat ditemui PapuaNet.com di sela-sela survei di Kebun Sirih, Senin 20 Juli 2026.

Dari total target tersebut, Dinas Perkimtan Kabupaten Mimika telah menyelesaikan survei untuk sekitar 400 titik lokasi. Sementara itu, penentuan titik untuk sisa 200 lampu lainnya saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Utilitas Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Mimika, True Chance Manurung, S.H., M.Si bersama tim saat melakukan survei di Kampung Muara, Senin, 20 Juli 2026. Foto: Namsa A/ PapuaNet.com

True Chance mengungkapkan, mayoritas penentuan lokasi merupakan tindak lanjut dari aspirasi langsung masyarakat. Sekitar 90 persen dari total usulan dijaring oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika saat melaksanakan masa reses.

“Kami menyadari kebutuhan warga akan penerangan jalan masih sangat banyak di berbagai wilayah Mimika. Namun untuk tahun berjalan ini, jumlah titik disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia, yaitu sekitar 600 lebih titik lampu tenaga surya,” jelasnya.

Penggunaan teknologi solar cell dipilih karena dinilai lebih efisien dalam biaya operasional. Selain itu, sistem ini sangat andal untuk diterapkan di berbagai wilayah Mimika, terutama pada area pemukiman yang belum terjangkau jaringan listrik PLN secara optimal.

Setelah merampungkan wilayah perkotaan di Distrik Mimika Baru, DPKPP Mimika menjadwalkan survei lanjutan ke kawasan SP 6, lalu wilayah pesisir Jita, Wacakam, dan Amar.

Ia berharap, seluruh proses perencanaan hingga eksekusi fisik dapat berjalan tanpa hambatan. Kehadiran lampu penerangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan aktivitas warga pada malam hari, tetapi juga efektif meminimalisir potensi tindakan kriminal di lingkungan warga.(Namsa A)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional