26 C
Jayapura
Thu, 06 Aug 2026

Transparan dan Tepat Sasaran, Kampung Tipuka Kelola Rp700 Juta ADD dan DD 2026 untuk Kesejahteraan Warga

Breaking News

PAPUANET.COM, MAPURUJAYA– Pemerintah Kampung Tipuka, Distrik Mimika Timur,  bergerak cepat dalam merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung tahun anggaran 2026. Kombinasi pengelolaan diarahkan secara tepat guna untuk mendanai operasional aparatur sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

Kepala Kampung Tipuka, Paulus Poice Muka, menegaskan bahwa seluruh program kerja pada tahun 2025 telah rampung dilaksanakan seratus persen. Memasuki tahun anggaran 2026, pihak pemerintah kampung langsung tancap gas mengeksekusi program-program prioritas yang bersumber dari total dana yang dikelola Rp700 juta lebih.

“Untuk tahun 2026 ini, kami sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 28 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah penerima ini sudah sesuai dengan kuota dan regulasi yang disediakan oleh pemerintah pusat,” ujar Paulus.

Sebagai informasi, Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan dana perimbangan dari APBD Kabupaten yang dialokasikan khusus untuk desa/kampung. Berdasarkan aturan, maksimal 30 persen dana ini digunakan untuk biaya operasional dan penghasilan tetap aparatur kampung, sementara minimal 70 persen wajib dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik.

Paulus merincikan, Kampung Tipuka menerima kucuran pencairan ADD sebesar Rp500 juta lebih pada tahun 2026. Selain digunakan untuk memenuhi hak dan gaji para aparatur kampung agar pelayanan publik berjalan optimal, dana tersebut juga langsung diputar untuk program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan utama warga.

“Anggaran ADD tersebut kami pakai untuk pembayaran BLT dan juga pembelian unit transportasi air, yaitu tiga unit mesin jonson berkapasitas 15 PK,” jelasnya.

Meski saat ini baru tiga unit mesin jonson yang siap, Paulus menyebut bahwa total pengadaan sebenarnya mencakup 5 unit mesin jonson.  Bantuan operasional ini direncanakan akan diserahkan secara serentak kepada masyarakat pada bulan Desember mendatang.

“Sebenarnya total ada 5 unit mesin jonson. Nanti pada bulan 12 (Desember) baru kami serahkan semuanya secara resmi kepada masyarakat secara utuh,” ujarnya.

 Diterpa Isu Miring di Mimika Timur, Kepala Kampung Tipuka Tegaskan Tak Terlibat Utang Rentenir

Di sisi lain, di tengah fokus pembangunan tersebut, Paulus Poice Muka memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang sedang menerpa wilayah pemerintahan Distrik Mimika Timur. Dirinya membantah keras terlibat dalam dugaan penyalahgunaan dana kampung untuk membayar utang pribadi kepada rentenir.

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul adanya kabar yang sedang mencuat ke publik, mengenai dugaan oknum kepala kampung di wilayah Mimika Timur yang terjerat utang piutang dengan bunga pinjaman fantastis mencapai 100 persen, dan diduga menyelesaikannya menggunakan anggaran kampung.

Saat dikonfirmasi, Paulus Poice Muka menyatakan dengan tegas bahwa jalannya roda pemerintahan dan pengelolaan anggaran di Kampung Tipuka dilakukan secara bersih, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.

” Saya tidak lakukan itu, saya juga tidak tahu-menahu soal itu,” ujar Paulus.

Ia meminta masyarakat untuk tidak menyamaratakan seluruh kepala kampung atas tindakan oknum tertentu. Menurutnya, fokus Pemerintah Kampung Tipuka saat ini sepenuhnya dicurahkan untuk merealisasikan program pembangunan masyarakat, seperti penyaluran BLT serta pengadaan mesin jonson yang dijadwalkan rampung pada Desember tahun anggaran 2026 ini.

Paulus berharap agar isu-isu tidak berdasar ini tidak mengganggu stabilitas pelayanan publik di Kampung Tipuka yang selama ini sudah berjalan dengan kondusif dan transparan.(red)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional