PAPUANET.COM, TIMIKA – Yayasan Jabal Rahmah Al-Banna Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah membebaskan biaya sekolah bagi anak yatim piatu dan anak Orang Asli Papua (OAP) yang bersekolah di SD-SMP Islam Mapurujaya. Kebijakan yang diambil pihak Yayasan di sekolah yang berada di Kaugapu, Mapurujaya, Distrik Mimika Timur ini merupakan langkah krusial untuk menjamin hak pendidikan dan menekan angka putus sekolah.
Bahkan, selain sekolah secara gratis, khusus anak-anak OAP, pihak yayasan menanggung seluruh kebutuhan lainnya mulai dari seragam sekolah, makanan, tempat tinggal sampai dengan kebutuhan sehari-hari.
Pembina Yayasan Jabal Rahmah Al-Banna yang juga Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman mengatakan, kebijakan membebaskan biaya sekolah bagi anak yatim piatu dan anak Orang Asli Papua (OAP) ini bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.
Selain itu, kebijakan sekolah gratis di SD-SMP Islam Mapurujaya merupakan implementasi afirmasi OAP sesuai amanat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua yakni memprioritaskan pendidikan bagi warga asli Papua.
“Yayasan Jabal Rahmah Al-Banna membebaskan biaya sekolah bagi anak yatim piatu dan anak Orang Asli Papua yang sekolah di SD-SMP Islam Mapurujaya. Selama mereka sekolah di SD-SMP Islam Mapurujaya bebas biaya atau mereka sekolah gratis,” ujar Hj. Rampeani kepada PapuaNet.com, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Hj.Rampeani, sekolah gratis yang diterapkan di SD-SMP Islam Mapurujaya menjadi salah satu cara dalam memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi anak kurang mampu untuk memperbaiki taraf hidup ke depan.
“Jadi beberapa dampak positif dari penerapan pendidikan gratis ini yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah meningkat seiring tingginya Angka Partisipasi Murni (APM) sekolah,” jelasnya.
Tak hanya itu, menurut Hj.Rampeani, melalui program pendidikan gratis ini dapat menekan angka kriminalitas karena anak-anak sibuk belajar di sekolah jadi mereka terhindar dari risiko kenakalan remaja di jalanan.
“Juga menyiapkan generasi emas yang siap membangun daerahnya sendiri di masa depan,” ujarnya.
Sekolah SD-SMP Islam Mapurujaya saat ini mendidik ratusan siswa-siswi dengan tenaga pendidik yang professional serta dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai.(red)

