25.2 C
Jayapura
Sun, 21 Jun 2026

Seorang Calon Petugas SE2025 Kabupaten Mimika Diduga Namanya Diganti Orang Lain

Breaking News

PAPUANET.COM, TIMIKA – Seorang calon Petugas Sensus Ekonomi 2025 (SE2025) Kabupaten Mimika, bernama Yuliana Rumbarar diduga namanya diganti oleh orang lain dalam seleksi Petugas Sensus Ekonomi 2025. Hal itu diketahui sendiri oleh Yuliana saat mendatangi Kantor BPS Kabupaten Mimika, di Jalan Hasanuddin Timika, pada Jumat 5 Juni 2026.

Padahal, Yuliana mengaku telah mengikuti seluruh tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika melalui pendaftaran Mitra Statistik BPS pada Oktober 2025, hingga pengumuman terakhir dan namanya dinyatakan lulus bersama 130 calon lainnya.

Yuliana Rumbarar kepada jurnalis PapuaNet.com, beberapa saat setelah dirinya baru saja dari Kantor BPS Kabupaten Mimika menjelaskan, bahwa pada bulan Oktober 2025 lalu, dirinya telah mengikuti seluruh tahapan seleksi calon Petugas Sensus Ekonomi 2025 Kabupaten Mimika.

“Saya dapat informasi, kalau calon petugas Sensus Ekonomi 2025 yang telah lulus pada seleksi pada bulan Oktober 2025, datang di Kantor BPS Mimika untuk tanda tangan kontrak. Tapi saya kaget, karena  nama saya sudah tida ada, sudah diganti orang lain,” tegas Yuliana.

Menurut Yuliana, seluruh tahapan seleksi yang telah diikutinya mulai dari  registrasi, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, hingga  penandatanganan pakta integritas.

“Jadi yang lulus saat itu 130 orang, tapi karena dibutuhkan 200 orang, jadi masih kurang 70 orang lagi dan mereka  baru ikut seleksi pada bulan Maret 2026,” jelasnya.

Lebih lanjut Yuliana yang juga anggota Asosiasi Pencari Kerja Lokal Cartenz Mimika (APELCAMI) mempertanyakan tranparansi dan integritas pihak BPS dalam melakukan rekrutmen  Petugas Sensus Ekonomi 2025 Kabupaten Mimika.

“Saya tadi mau ketemu langsung pimpinan BPS Mimika untuk tanyakan terkait hal ini. Tapi pegawai BPS bilang pimpinan lagi keluar,” paparnya.

Sementara itu Ketua Koordinator APELCAMI, Geelvink membenarkan, jika Yuliana Rumbarar telah menyampaikan hal itu kepada dirinya. Karena itu, sebagai Ketua Koordinator APELCAMI, ia mendesak pimpinan BPS Mimika agar segera menyampaikan secara tranparan terkait  persoalan ini.

“Kami minta pimpinan BPS Mimika segera memberikan mengklarifikasi terkait kasus ini, sehingga jelas ” ujarnya.

Hingga berita ini dirilis, pimpinan BPS Mimika belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pergantian nama calon Petugas Sensus Ekonomi 2025 Kabupaten Mimika.(red)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru