PAPUANET.COM, TIMIKA – Asosiasi Pencari Kerja Lokal Carstenzs Mimika (APELCAMI) menunjukkan aksi nyata kemanusiaan dengan menggelar aksi penggalangan dana selama tiga hari di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah beberapa hari lalu. Meskipun berstatus sebagai pencari kerja, para pemuda yang tergabung dalam APELCAMI ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp20.022.000,- serta pakaian layak pakai dari warga Mimika yang para dermawan.
Dana dan bantuan yang terkumpul tersebut disalurkan dalam dua tahap yakni penyaluran pertama sebesar Rp10.000.000,- diserahkan langsung oleh Sekretaris APELCAMI, Bohy Gwijangge kepada Dewan Gereja St. Fransiskus Xaverius Poumako, pada hari Kamis, 11 Juni 2026.
Sementara itu, penyaluran tahap kedua sebesar Rp10.000.000,- beserta bantuan pakaian layak pakai disalurkan khusus untuk membantu korban terdampak musibah ledakan bom di Biak pada Jumat, 12 Juni 2026. Sedangkan sisa dana sebesar Rp22.000,- saat ini menjadi saldo mengendap yang tersimpan aman di rekening organisasi.

Anggota APELCAMI, Kletus Kwalik, kepada jurnalis PapuaNet.com mengatakan, bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi mereka untuk peduli dan bergerak bagi sesama yang sedang tertimpa musibah.
”Kami tahu kami dari APELCAMI hanya kelompok pengangguran yang belum dapat kerja. Tapi ketika ada saudara kami yang terkena musibah, dari hati kecil kami tidak boleh diam. Kita harus bergerak. Walaupun tanpa uang, kami masih mempunyai kaki dan tangan untuk melakukan aksi sebagai perpanjangan tangan bagi masyarakat Mimika yang ingin membantu,” ujar Kletus Kwalik.
Pihak APELCAMI juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga Kota Timika yang telah bersedia berhenti saat sedang berkedaraan dan menyisihkan rezekinya untuk memberikan donasi dalam aksi ini. Mereka berharap semangat solidaritas dan persaudaraan di Mimika dapat terus terjaga selamanya.
”Kiranya solidaritas kita ini bertahan selamanya. Tuhan memberkati masyarakat Mimika,” tutup Kletus.(red)

