PAPUANET.COM, TIMIKA, — Asosiasi Pencari Kerja Lokal Cartenz Mimika (APELCAMI) menggelar aksi galang donasi untuk korban tragedi bom Biak dan pembangunan Gereja St. Fransiskus Xaverius Poumako.
Aksi galang dana ini sebagai bentuk empati rasa persaudaraan dan solidaritas untuk korban bencana di dua lokasi tersebut dengan berpegang teguh pada frasa “Duka Mereka, Duka Kita” yang dapat diwujudkan melalui penggalangan dana kemanusiaan.
Aksi kemanusiaan yang lakukan APELCAMI ini berlangsung selama 3 hari mulai Jumat, 5 Juni hingga 7 Juni 2026. Anggota APELCAMI terlihat membawa kotak donasi, berdiri di perempatan jalan mengajak masyarakat untuk ikut membantu pembangunan kembali Gereja St. Fransiskus Xaverius Poumako dan korban tragedi bom Biak.

Ketua Koordinator APELCAMI, Geelvink kepada jurnalis PapuaNet.com, pada Jumat, 5 Juni 2026 menjelaskan, sebagai bentuk rasa solidaritas dan empati, pihaknya melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu korban tragedi bom Biak dan pembangunan kembali Gereja St. Fransiskus Xaverius Poumako.
“Aksi kemanusiaan ini dilakukan selama tiga hari di perempatan Timika Mall,” ujarnya.
Lebih lanjut Geelvink menjelaskan, hasil galang donasi akan dihitung pada hari terakhir kegiatan untuk selanjutnya diserahkan kepada korban tragedi bom Biak dan pembangunan kembali Gereja St. Fransiskus Xaverius Poumako.
Gereja Katolik St. Fransiskus di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 19.30 WIT.
Sedangkan ledakan bom peninggalan Perang Dunia (PD) II terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Minggu 31 Mei 2026 sore.(red)

