26 C
Jayapura
Thu, 06 Aug 2026

Bentrokan Maut Dua Kelompok di Matraman Jakarta, Seorang Pemuda Asal Maluku Tewas, Tiga Pelaku Ditangkap

Breaking News

JAKARTA, PAPUANET.COM– Bentrokan berdarah melibatkan dua kelompok massa pecah di kawasan Jalan Matraman Dalam hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu 26 Juli 2026 pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden tragis ini mengakibatkan seorang pemuda bernama PH (22) tewas, satu orang berinisial DS luka berat, serta sejumlah aset warga hangus terbakar.

Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan situasi dan telah menangkap tiga orang berinisial S, T, dan U yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi penganiayaan maut tersebut.

Korban Pemuda Asal Maluku

Korban tewas dalam insiden ini diidentifikasi sebagai PH, seorang pemuda kelahiran 10 April 2004 asal Maluku, tepatnya dari wilayah Maluku Tenggara. PH dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya usai dikeroyok di lokasi kejadian. Sementara itu, korban lainnya yang berinisial DS hingga saat ini masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kronologi Kejadian

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan kepada wartawan bahwa keributan awal dipicu oleh perselisihan sekelompok orang yang hendak membeli sarapan di sebuah gerobak nasi uduk dekat Jalan Matraman Dalam.

Kelompok pembeli tersebut diduga merasa tidak dilayani dengan baik, lalu pergi meninggalkan lokasi sembari menggeber sepeda motornya.

Menurut AKBP Roby Heri Saputra, kelompok tersebut sempat pergi namun kembali bersama rekan-rekannya, memicu bentrokan fisik menggunakan berbagai benda tumpul dan tajam.

Aksi saling serang ini berujung pada tewasnya seorang pemuda berinisial PH (22) asal Maluku Tenggara akibat luka parah.

“Informasi terbaru dari orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal,” ujar AKBP Roby Heri Saputra.

Selain korban jiwa, satu orang lainnya (DS) dilaporkan mengalami luka berat. Bentrokan juga mengakibatkan kerusakan materiel, termasuk pembakaran satu pos dan empat sepeda motor. Aparat gabungan TNI-Polri telah mengamankan lokasi dan mendalami peran para tersangka. Saat ini, situasi di kawasan tersebut sudah kondusif.(red)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional