PAPUANET.COM, MAPURUJAYA —Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hj. Rampeani Rachman, S.Pd., berperan sebagai tokoh sentral dalam merajut harmoni dan memperkuat toleransi di Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Perjuangan Srikandi Perindo ini berfokus pada pendekatan kultural yang mengedepankan dialog, memperkuat toleransi, merajut harmoni serta pembangunan kesejahteraan masyarakat yang inklusif.
Dalam mewujudkan toleransi umat beragama di Mimika Timur pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah, Hj. Rampeani Rachman membagikan hewan kurban 1, 6 ton untuk warga Distrik Mimika Timur.

“Penyembelihan dan pembagian hewan kurban di Hari Raya Idul Adha adalah wujud ketaatan kepada Allah SWT dan mempererat persaudaraan sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah). Sedangkan secara sosial dan kemanusiaan, ini adalah syiar Islam yang mencerminkan sifat toleransi, kasih sayang, dan keharmonisan hidup berdampingan antarumat beragama,” ujar Hj. Rampeani Rachman.
Kontribusi nyata legislator Mimika yang pernah dipercaya menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Perindo ini bahwa dalam bermasyarakat harus dilakukan dengan cara pendekatan dari hati ke hati dan dialog sosial.
Sebagai legislator perempuan yang mewakili Daerah Pemilihan Mimika Timur, Hj. Rampeani Rachman kerap turun langsung ke lapangan untuk meredam gesekan atau konflik sosial.
Salah satu contoh konkretnya adalah saat politisi Partai Perindo ini berhasil menyelesaikan aksi pemalangan jalan di Kampung Kaugapu beberapa waktu lalu dengan mengedepankan dialog kekeluargaan dan pendekatan persuasif.
Kegiatan lain yang juga diinisiasi Hj. Rampeani Rachman untuk menjaga harmoni di Distrik Mimika Timur adalah safari ramadan dan aksi kemanusiaan lintas iman.
Dalam berbagai momen keagamaan seperti safari ramadan, Hj. Rampeani Rachman secara konsisten memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajak warga memperkuat toleransi, merajut harmoni, dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
Ia juga merangkul masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya di wilayah Mimika Timur yang mencerminkan nilai toleransi yang kuat.
Selain itu, Anggota Komisi III DPRK Mimika ini mendukung pembangunan berkelanjutan yang merata baik program yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dengan pemerintah, seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Apalagi, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur tetapi juga menanamkan wawasan kebangsaan agar masyarakat merasa dirangkul dan dihargai.
Kemudian, ia juga fokus mengadvokasi pendidikan dan perlindungan generasi muda. Sebagai anggota Parlemen Mimika yang cukup vokal, dia gigih memperjuangkan peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah pesisir dan menolak keras peredaran minuman keras (miras) demi menyelamatkan masa depan generasi muda dan menjaga ketertiban lingkungan.
Ia dikenal aktif turun langsung ke masyarakat, baik melalui kegiatan reses untuk menjaring aspirasi warga, maupun dalam aksi kemanusiaan seperti penyaluran bantuan sosial keagamaan.
Semua yang diperjuangkannya diharapkan sebagai jembatan antara masyarakat adat, pemerintah, dan elemen masyarakat lainnya, sehingga sepak terjang Hj. Rampeani Rachman terus menjadi motor penggerak stabilitas dan kesejahteraan warga di wilayah pesisir Kabupaten Mimika.(tim)

