26 C
Jayapura
Thu, 06 Aug 2026

Kisah Haru Tri Rama, Driver Ojol di Kolaka yang Pantau Anak 1 Tahun Lewat CCTV HP

Breaking News

KOLAKA, PAPUANET.COM — Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan ketegaran seorang balita di dalam kamar kos sepetak mendadak viral di jagat maya. Video yang diunggah ulang oleh berbagai akun informasi tersebut sukses memancing air mata jutaan warganet yang menyaksikan perjuangan hidup bapak dan anak ini.

Balita laki-laki bernama Faiz (1 tahun 7 bulan) itu merupakan anak semata wayang dari Tri Rama Dandi (26), seorang single father sekaligus driver ojek online (ojol) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Demi menyambung hidup dan membeli susu, Rama terpaksa mengunci sang anak sendirian di kosan saat ia harus turun ke jalan mencari nafkah.

Tidur di Balik Pintu Sambil Memeluk Bantal

Momen paling menyayat hati dalam video pengawas tersebut adalah saat Faiz menunjukkan kedewasaan yang melampaui usianya. Bukannya menangis, menjerit, atau rewel karena ditinggal sendirian di ruangan gelap, bocah sekecil itu justru terlihat sangat tenang.Faiz terekam kamera mengambil bantal kecilnya sendiri, menyeretnya ke lantai semen yang dingin, lalu berbaring tepat di balik pintu kayu kamar kos. Di sanalah ia tertidur pulas dengan setia demi menjadi orang pertama yang menyambut sang ayah pulang bekerja.

Pantau CCTV HP dan Pulang Tiap Satu Orderan

Sejak berpisah dari istrinya pada tahun 2025, Rama harus memutar otak agar tetap bisa bekerja tanpa menelantarkan keselamatan anaknya. Keterbatasan biaya membuat pria 26 tahun ini tidak mampu membayar jasa pengasuh anak. Sebagai solusi pintar sekaligus memilukan, Rama memasang kamera CCTV murah di kamar kos mereka yang dihubungkan langsung ke ponselnya.

Potret Faiz, anak semata wayang dari Tri Rama Dandi, seorang single father sekaligus driver ojol di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.(Foto: Tangkapan Layar CCTV)

Untuk menjaga keselamatan Faiz dari kejauhan, Rama menerapkan empat strategi kerja yang sangat ketat:

  • Radius Jarak Pendek: Rama hanya menerima pesanan ojol dengan jarak maksimal 3 kilometer dari kos agar bisa cepat kembali jika terjadi keadaan darurat.
  • Pulang Setiap Satu Orderan: Setiap kali selesai mengantar satu pesanan pelanggan, ia langsung bergegas pulang ke kos untuk mengecek kondisi fisik Faiz secara langsung.
  • Pantauan Real-time di Jalan: Selama motoran di jalanan Kolaka, mata Rama berkala melirik aplikasi CCTV di layar HP-nya untuk memastikan anaknya tidak terjatuh atau melakukan hal berbahaya.
  • Diajak Narik Jika Jarak Jauh: Jika terpaksa mendapatkan pesanan jarak jauh yang tidak bisa dilewatkan, Rama tidak akan meninggalkan anaknya, melainkan membawa Faiz ikut menyusuri jalanan di atas motor.

Banjir Doa dan Dukungan Warganet

Melalui caption unggahannya, Rama mengaku hatinya hancur dan dilingkupi rasa bersalah setiap kali melihat sang anak harus tumbuh dalam kesepian di kamar kos. Namun, ia tidak punya pilihan lain di tengah impitan ekonomi.Sontak, unggahan tersebut langsung dibanjiri respons pilu dari netizen seluruh Indonesia. Banyak warganet yang bergotong-royong menandai akun para tokoh publik, pembuat konten besar, hingga lembaga sosial dengan harapan keluarga kecil ini segera mendapat bantuan modal usaha rumahan agar Rama tidak perlu lagi meninggalkan balitanya sendirian.(red)

- Advertisement -

Pilihan Editor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

penghargaan nasional